liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77

Amankan Operasional PLTU, PLN Siapkan 11 Juta Ton Batu Bara

Amankan Operasional PLTU, PLN Siapkan 11 Juta Ton Batu Bara

PLN menyiapkan 11 juta ton batu bara agar pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) tetap beroperasi hingga akhir tahun ini. Direktur Utama PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) Iwan Agung Firsantara mengatakan pasokan batu bara tetap akan dikelola oleh PLN Batu Bara (PLN BB).

“Untuk target pasokan batu bara 11 juta ton pada 2022, PLN BB masih mengurusnya,” kata Iwan kepada Katadata.co.id melalui SMS, Jumat (4/11).

Iwan menambahkan, dalam menjaga kesinambungan pasokan batu bara, PLN akan terus bekerja sama dengan Kementerian ESDM yang selama ini terus memberikan dukungan besar kepada PLN dalam ketersediaan batu bara untuk kelistrikan.

Selain itu, PLN EPI juga telah menyiapkan langkah-langkah untuk memastikan kepastian pasokan batubara pada tahun 2023 melalui kerja sama intensif dengan Ditjen Mineral dan Batubara Kementerian ESDM. PLN EPI juga mengadakan kontrak jangka panjang dengan sumber daya pertambangan, mitra pemasok, dan perusahaan pengangkutan batubara.

Selain itu, PLN EPI juga terus mengembangkan lokasi penyimpanan sementara dan Coal Processing Plant atau fasilitas pengolahan batubara mentah menjadi produk yang memenuhi spesifikasi dan kebutuhan pelanggan.

Sejauh ini, target pasokan batu bara untuk tahun 2023 masih dalam proses perhitungan. “Jumlahnya masih difinalisasi untuk diputuskan,” kata Iwan.

Melansir Minerba One Data Indonesia (MODI), produksi penjualan batubara hingga akhir Oktober mencapai 559,59 juta ton atau 83,9% dari target produksi akhir tahun sebesar 663 juta ton. Selanjutnya, penjualan di pasar ekspor sebesar 224,53 juta ton atau 45,15% dari rencana tahunan sebesar 497,25 juta ton.

Sedangkan penjualan domestik sebesar 167,09 juta ton. Realisasi penjualan ke PLN dengan harga domestic market obligation (DMO) US$ 70 per ton adalah sebesar 128,76 juta ton atau 77,68% dari rencana tahun 2022 sebesar 165,75 juta ton.

Sebelumnya, Kementerian ESDM melaporkan pasokan batu bara untuk bahan bakar pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) PLN berada pada level 15-20 hari operasi (HOP). Sehingga aman untuk pembangkit listrik hingga akhir tahun ini.

“HOP mungkin lebih dari 15 hari, di beberapa lokasi 20 hari. Aman,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Rida Mulyana saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jumat ( 4). /11).

Rida menambahkan, faktor cuaca yang menjadi masalah tahunan selama ini tidak mengganggu operasional PLN. Kementerian ESDM melalui Ditjen Minerba juga telah mengeluarkan surat kepada para penambang untuk menyelesaikan kewajiban pengiriman batubara ke PLN.

“Cuaca tidak bersahabat selalu berulang setiap tahun, namun sejauh ini tidak ada yang mengganggu operasional PLN,” kata Rida.