liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

ESDM Berencana Ubah Formula Pembentuk Harga Batu Bara Acuan Indonesia

ESDM Berencana Ubah Formula Pembentuk Harga Batu Bara Acuan Indonesia

Kementerian ESDM akan mengubah formula untuk membentuk Harga Acuan Batubara (HBA). Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif mengatakan pihaknya sedang melakukan kajian terkait rencana revisi formula pembentukan HBA.

Pernyataan Arifin itu sekaligus menanggapi permintaan pengusaha yang mengajukan usulan perubahan formula HBA karena perbedaan indeks harga batu bara yang menjadi acuan dalam pembentukan HBA.

“Ya kita evaluasi HBA. Kenapa? Karena ada indeks yang naik dan sekaligus ada yang turun. Jadi, HBA Indonesia di tengah-tengah,” ujar Arifin saat ditemui di Kementerian ESDM. dan kantor Sumber Daya Mineral pada Jumat (6/1).

Angka HBA sendiri dihitung dari rata-rata bulanan Globalcoal Newcastle Index (GCNC), Newcastle Export Index (NEX), indeks Platts dan Indonesia Coal Index (ICI) pada bulan sebelumnya, dengan kualitas setara 6322 kcal per kg GAR. , kadar air kalori total 8% , sulfur total 0,8%, dan abu 15%.

HBA digunakan sebagai patokan dalam jual beli komoditas batubara spot selama 1 bulan di titik penyerahan penjualan free on board on carrier.

Kementerian ESDM menetapkan harga HBA Januari 2023 sebesar US$ 305,21 per ton. Angka tersebut naik 8,43% atau US$23,73 per ton dari level harga Desember 2022 sebesar US$281,48 per ton.

Kenaikan HBA dipicu oleh gangguan distribusi batubara di Australia. Australia yang merupakan salah satu pemasok batu bara dunia mengalami cuaca buruk.

Faktor lain yang mendorong kenaikan HBA adalah kenaikan indeks bulanan GCNC sebesar 16,23% dan NEX sebesar 17,88%, meskipun indeks Platts dan ICI turun masing-masing sebesar 8,81% dan 3,25%. “Sebenarnya kami sedang mengevaluasi apa yang sebenarnya terjadi di dunia perdagangan batubara,” kata Arifin.

Diberitakan sebelumnya, Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) Hendra Sinadia mengatakan, perhitungan formula HBA yang ditetapkan Kementerian ESDM sudah tidak relevan karena selisih indeks harga batu bara yang menjadi acuan. acuan dalam pembentukan HBA.

Menurut Hendra, indeks harga batu bara Australia yang mengacu pada GCNC dan NEX dengan nilai lebih tinggi berbeda dengan tingkat harga batu bata Indonesia yang lebih condong ke Indeks Platts dan ICI.

Harga batu bara Australia yang berkalori tinggi cenderung mahal, hingga lebih dari US$ 300 per ton. Sedangkan harga batu bara di indeks Platts dan ICI relatif US$ 250 per ton.

“Dua tahun terakhir perbedaannya semakin jauh, istilahnya semakin decoupling. Walaupun kebanyakan penambang Indonesia yang menjual batu bara menggunakan indeks ICI, waktu untuk membayar kewajiban kepada negara lebih tinggi karena HBA baru ditetapkan di AS. $300,” kata Hendra kepada Katadata.co.id melalui telepon, Kamis (5/1).

Oleh karena itu, pelaku usaha berharap pemerintah dapat menyesuaikan formula pembentukan HBA dengan mengubah bobot perhitungan keempat indeks tersebut.

Menurut Hendra, persentase bobot indeks yang mencerminkan harga batu bara Indonesia seperti ICI dan Platts bisa dinaikkan, sedangkan bobot indeks harga batu bara GCNC dan NEX bisa diturunkan. “Ke 4 formula HBA itu bisa diseimbangkan. Sekarang bobot masing-masing 25%, meski pasarnya berbeda-beda,” ujar Hendra.