liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77

Jelang Tutup Tahun, Pemerintah Sudah Keruk Rp173 T dari Sektor Minerba

Logo Katadata

Sektor mineral dan batubara (minerba) memberikan kontribusi yang besar terhadap pendapatan nasional, baik berupa pajak maupun pendapatan negara bukan pajak (PNBP).

Berdasarkan data Minerba One Data Indonesia (MODI) Kementerian ESDM, PNBP sektor mineral pada 27 Desember 2022 mencapai Rp173,51 triliun atau 170,38% dari target Rp101,84 triliun. . .

Angka tersebut lebih tinggi 129,8% dari realisasi PNBP tahun 2021 yang sebesar Rp75,48 triliun. Pencapaian ini diperkirakan akan lebih tinggi karena masih ada beberapa hari lagi sebelum tutup tahun.

Meningkatnya capaian PNBP sektor minerba tahun ini tak lepas dari lonjakan produksi beberapa komoditas tambang, salah satunya batubara. Sejauh ini, produksi batubara telah mencapai 666,90 juta ton atau sekitar 100,59% dari target yang direncanakan sebesar 663 juta ton.

Target produksi batu bara tahun ini naik 6% dari target 2021 sebesar 625 juta ton. Sedangkan penjualan batu bara sejauh ini mencapai 510,77 juta ton atau 77,05% dari target.

Selain karena kenaikan target produksi, lonjakan signifikan PNBP sektor minerba juga dipengaruhi oleh harga batu bara yang melambung tinggi akibat krisis energi di negara-negara barat akibat konflik Rusia dan Ukraina. sejak 24 Februari.

Harga batu bara secara konsisten terus meningkat hingga puncaknya terjadi pada Maret 2022 yang melonjak menjadi US$ 446 per ton dan pada September 2022 menjadi US$ 463 per ton. Meski turun, harga batu bara di Newcastle ICE Market pada Senin (26/12) masih berada di level US$ 401,10 per ton.

Sementara itu, dari sisi Harga Batubara Acuan Indonesia (HBA) juga terpantau meningkat. Pergerakan HBA sejak awal tahun 2022 mencapai nilai tertingginya pada bulan Oktober, dimana HBA naik menjadi US$ 330,97 per ton.

HBA Desember 2022 ditetapkan US$ 281,48 per ton. Angka tersebut turun 8,67% atau US$26,72 per ton dibandingkan HBA November 2022 sebesar US$308,2 per ton.

Pencapaian PNBP yang positif juga diikuti dengan realisasi investasi sektor mineral dan batubara yang mencapai US$4,97 miliar atau 99,19% dari target. Pencapaian investasi meningkat 9,9% dibanding tahun lalu US$ 4,52 miliar.

Tidak hanya batu bara, dari sisi komoditas mineral, realisasi produksi logam timah mencapai 51.667,87 ton atau 73,81% dari target dengan penjualan mencapai 24.184,08 ton. Kemudian realisasi produksi Ferro Nickel telah mencapai 482.252,45 ton atau 28,89% dari target, dengan penjualan mencapai 197.758 ton.

Kemudian realisasi produksi dari Nickel Matte mencapai 72.687,20 atau 86,64% dari target dengan penjualan sebesar 53.796,41 ton. Selanjutnya ada logam emas dengan realisasi produksi mencapai 34.386,18 ton atau 36.234,12% dari target dengan penjualan 16,32 ton.

Produksi logam perak mencapai 34.501,95 ton atau 8.076,30% dari target penjualan sebesar 120,46 ton. Kemudian katoda tembaga dan Nickel Pig Iron (NPI) dengan realisasi produksi dan penjualan masing-masing nol.