liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77

Menanti Aturan Stop Ekspor Timah Balok, ESDM: Tunggu Hasil Audit BPKP

Menanti Aturan Stop Ekspor Timah Balok, ESDM: Tunggu Hasil Audit BPKP

Kementerian ESDM menyatakan siap menghentikan ekspor timah blok atau timah batangan sambil menunggu hasil audit tata niaga timah oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Dirjen Mineral dan Batubara, Ridwan Djamaluddin mengatakan, proses audit masih dalam proses finalisasi untuk diajukan ke pemerintah. “Kalau disuruh moratorium ekspor timah, kami siap,” kata Ridwan saat ditemui di Gedung Nusantara I DPR, Jakarta, Selasa (12/6).

Ridwan menjelaskan, audit yang dilakukan BPKP fokus pada tata kelola tata niaga timah untuk mengetahui kondisi rantai pasok komoditas yang sebenarnya. Hasil audit tersebut diharapkan dapat menjadi modul dalam pembuatan rencana atau kebijakan tata niaga bijih timah setelah pemerintah meresmikan peraturan penghentian ekspor timah batangan.

Pelaksanaan audit diputuskan dalam rapat antar kementerian yang dipimpin Kementerian Koordinasi Kemaritiman dan Investasi Agustus lalu. “Audit sedang berlangsung, dan akan dilaporkan langsung kepada menteri yang memerintahkan,” kata Ridwan.

Sementara itu, hari ini Presiden Joko Widodo menggelar Rapat Kabinet Paripurna dengan para pimpinan eksekutif. Salah satu pembahasannya adalah strategi hilirisasi timah dan bauksit. Sejumlah menteri yang hadir antara lain Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri ESDM Arifin Tasrif, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan.

Zulkifli mengatakan hilirisasi penting untuk menambah nilai. “Makanya dibuat hilirisasi seperti nikel, mungkin tahun depan bisa diterapkan,” kata Zulkifli di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (12/6).

Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Percepatan Pengelolaan Mineral dan Batubara Irwandy Arif menilai komoditas tambang timah juga berpeluang menghasilkan keuntungan besar jika melalui proses hilirisasi. Timah yang ditambang bernilai US$ 1.000 per ton.

Angka ini akan meningkat menjadi US$ 9.000 per ton setelah dilakukan pengolahan dan pemurnian. Harga timah bisa melonjak lebih tinggi jika dalam bentuk timah batangan untuk keperluan manufaktur di US$ 16.250 per ton.

“Secara internal, Presiden menginginkan hilirisasi tidak hanya pada satu komoditas, tetapi juga bauksit, timah, nikel dan sebagainya,” ujar Irwandi saat menjadi pembicara dalam agenda daring bertajuk Pemantapan Inovasi dan Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan, Jumat (18/10). . 11).