liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77

Pasokan Batu Bara PLN 15 Hari Operasi, ESDM: Aman Sampai Akhir Tahun

Pasokan Batu Bara PLN 15 Hari Operasi, ESDM: Aman Sampai Akhir Tahun

Kementerian ESDM melaporkan pasokan batu bara untuk bahan bakar pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) PLN berada pada level 15-20 hari operasi (HOP). Sehingga aman untuk pembangkit listrik hingga akhir tahun ini.

“HOP mungkin lebih dari 15 hari, di beberapa lokasi 20 hari. Aman,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Rida Mulyana saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jumat ( 4). /11).

Rida menambahkan, faktor cuaca yang menjadi masalah tahunan selama ini tidak mengganggu operasional PLN. Kementerian ESDM melalui Ditjen Minerba juga telah mengeluarkan surat kepada para penambang untuk menyelesaikan kewajiban pengiriman batubara ke PLN.

“Cuaca tidak bersahabat selalu berulang setiap tahun, namun sejauh ini tidak ada yang mengganggu operasional PLN,” kata Rida.

Dalam kesempatan tersebut, Rida mengatakan Kementerian ESDM terus mendorong PLN untuk melaksanakan konversi energi fosil ke energi berbasis gas dan energi terbarukan.

Program konversi akan menargetkan 5.200 pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) secara bertahap hingga 2025. “Kami ingin mengganti pembangkit diesel dengan gas dan EBT,” kata Rida.

Harga batubara masih menunjukkan tren penurunan. Harga di Newcastle ICE Market pada perdagangan Kamis (3/11) berada di US$ 353 per ton, turun 9,02% dibandingkan harga pekan lalu yang berada di US$ 388 per ton.

Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batu Bara Indonesia (APBI), Hendra Sinadia memprediksi harga batu bara akan turun tahun depan. Pasalnya, harga komoditas tambang ini sangat fluktuatif mengikuti fluktuasi permintaan yang cenderung naik turun.

“Diperkirakan tahun depan harga batu bara akan tertekan namun secara umum masih di level positif,” kata Hendra melalui SMS, Senin (31/10).

Melansir Minerba One Data Indonesia (MODI), produksi penjualan batubara hingga akhir Oktober mencapai 559,59 juta ton atau 83,9% dari target produksi akhir tahun sebesar 663 juta ton. Selanjutnya penjualan di pasar ekspor sebesar 224,53 juta ton atau 45,15% dari rencana tahunan sebesar 497,25 juta ton.

Sedangkan penjualan domestik sebesar 167,09 juta ton. Realisasi penjualan ke PLN dengan harga domestic market obligation (DMO) US$ 70 per ton adalah sebesar 128,76 juta ton atau 77,68% dari rencana tahun 2022 sebesar 165,75 juta ton.

“Kalau tidak salah, per 25 Oktober target produksi sudah 80% tercapai. Kendala cuaca dan ketersediaan alat berat menjadi kendala sejak awal,” ujar Hendra.