liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
ronin86
cocol77
cocol77
cocol77
maxwin138
MASTER38 MASTER38 MASTER38 MASTER38 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 COCOL88 COCOL88 COCOL88 COCOL88 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 ZONA69 ZONA69 ZONA69 NOBAR69 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38
SLOT GACOR HARI INI SLOT GACOR HARI INI

Pendapatan Naik 71%, Tahun 2022 Jadi Periode Kinerja Terbaik DOID

Pendapatan Naik 71%, Tahun 2022 Jadi Periode Kinerja Terbaik DOID

PT Delta Dunia Makmur Tbk dengan kode bursa DOID mencatatkan pertumbuhan bisnis yang signifikan di tahun 2022, sekaligus menjadi yang terbaik sepanjang operasional perusahaan.

Direktur Utama Delta Dunia Makmur Ronald Sutardja mengatakan perseroan membukukan pendapatan sebesar US$1,554 miliar (sekitar Rp24 triliun) atau meningkat 71% dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara dari sisi EBITDA, induk usaha yang menjalankan jasa kontraktor penambangan batu bara melalui anak usahanya ini mencatat US$365 juta atau sekitar Rp5,6 triliun. Angka ini meningkat sebesar 56% dibandingkan tahun sebelumnya.

“Tahun lalu kami juga membukukan laba bersih US$ 29 juta atau sekitar Rp 448,1 miliar, sementara produksi batu bara 87 juta ton meningkat 61% year on year. Pergeseran beban meningkat 68% year-on-year atau 547 juta Bank Cubic Meter (BCM),” ujar Ronald di Media Roundtable: Diskusi Kinerja Bisnis PT Delta Dunia Makmur Tbk tahun 2022, dan Inisiatif ESG Perseroan yang diadakan di Jakarta ( 28/3), dalam keterangan tertulis.

Ronald menambahkan, perseroan menempati posisi sebagai kontraktor pertambangan terbesar kedua di Indonesia melalui operasi di Indonesia dan Australia. Selain itu, ini adalah salah satu kontraktor penambangan tingkat 1 di Australia.

“Kami beroperasi di Indonesia dan Australia, dua wilayah pertambangan terbesar di dunia,” katanya.

Selain itu, perusahaan mencatat buku pesanan yang kuat dengan penambang global di berbagai wilayah geografis serta lintas komoditas dan disiplin ilmu, seperti batu bara termal, batu bara metalurgi, logam dasar, rehabilitasi area penambangan, Konstruksi Pengadaan Rekayasa (EPC), dan infrastruktur.

Order book perusahaan tercatat tumbuh dari AUD 0,6 miliar pada 2021 menjadi AUD 2,3 miliar pada 2022. Selain meningkat hampir 4 kali lipat, 76% komoditas yang diproduksi di Australia adalah 1 batu bara metalurgi. Ekspektasi pertumbuhan komoditas batubara metalurgi diperkirakan sebesar 1,5 kali lipat pada tahun 2050 mendatang.

Ronald mengatakan nilai kontrak juga semakin menguat setelah perseroan melakukan akuisisi, dengan penambahan pelanggan tier 1, antara lain pemerintah negara bagian Queensland, BHP Billiton dan Mitsubishi Alliance (BMA).

“Kontrak jasa pertambangan (order book) BUMA Australia meningkat empat kali lipat sejak diakuisisi, dengan pertumbuhan produksi komoditas batubara metalurgi yang signifikan,” katanya.

Memasuki 2023, perseroan memproyeksikan mencetak EBITDA di kisaran US$ 335 juta-US$ 390 juta. Sementara dari sisi pendapatan, perseroan memproyeksikan skor antara US$ 1,525 dan US$ 1,675 miliar pada 2023.

Ronald mengatakan, tahun ini perseroan menargetkan peningkatan volume produksi secara konsolidasi, dengan target overburden removal 560 juta–630 juta Bank Cubic Meter (BCM). Sedangkan produksi batu bara ditargetkan mencapai 75-80 MT.

DOID menjalankan kegiatan usaha utamanya sebagai jasa kontraktor penambangan batubara melalui anak perusahaannya. Mulai tahun lalu, perseroan melakukan diversifikasi portofolio hingga kini memiliki 4 anak perusahaan dengan portofolio bisnis yang beragam.

Yang pertama adalah PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), kontraktor penambangan batubara yang didirikan pada tahun 1998. Dengan pangsa pasar 15%, BUMA menawarkan layanan kepada perusahaan batubara dan pemain baru yang berpotensi tinggi.

Kedua, BUMA Australia Pty Ltd (BUMA Australia), kontraktor pertambangan yang didirikan pada tahun 2021 melalui akuisisi bisnis Open Cut Mining milik Downer, dengan warisan sejak tahun 1922.

Yang ketiga adalah PT Bukit Teknologi Digital (BTECH), penyedia solusi pertambangan inovatif yang berfokus pada pengembangan teknologi yang hemat biaya dan efisien untuk operasi di lokasi.

Terakhir, ada PT BISA Ruang Nuswantara (BIRU), perusahaan yang berfokus pada aspek sosial dengan semangat mempromosikan pendidikan, pelatihan vokasi, pengelolaan sampah, dan daur ulang untuk menciptakan ekonomi sirkular dan rendah karbon.